Jepang dan khas di setiap musimnya

Setelah hidup satu tahun di Jepang, Alhamdulilah sudah melewati semua musimnya dari mulai musim gugur (秋・aki), musim dingin (冬・fuyu), musim semi (春・haru) dan musim panas (夏・natsu). Ada cerita di setiap musimnya, mana yang paling keren kira-kira ? Berikut cerita versi saya mengenai yang khas dari setiap musimnya, cekidot :

  1. Musim semi (Maret-Mei). Musim ini sepertinya jadi musim terfavorit versi saya deh. Selain suhunya nggak dingin banget juga nggak panas amat, banyak bunga bermekaran, semak belukar kembali bergairah haha. Eh, ini bener lho. Kampus mulai semak kembali.  Yang paling ditunggu dan paling ikonik di musim ini adalah “Sakura“. Bicara sakura ya pasti bicara hanami, hari-hari dimana orang berpiknik ria dibawah pohon sakura yang sedang 満開・mankai atau full-blooming. Beberapa hari sebelum sakura mekar biasanya sudah ada prediksinya, Wilayah selatan pasti akan lebih cepat dibandingkan yang utara. Di Fukuoka lokasi piknik Hanami ini salah satunya di Taman Maizuru di dekat runtuhan kastil Fukuoka. Persis di bawah pohon-pohon sakura orang menggelar karpet dan duduk sambil BBQ dan minum-minum serta ngobrol-ngobrol ringan. Saat-saat tersebut ada ungkapan yang populer : 花より団子・Hana yori Dango arti harfiahnya “kue dango lebih baik dari bunga (sakura)” secara filosofis artinya people are more interested in the practical over the aesthetic. Oh ya, karena saking populernya sakura ini, banyak lagu di Jepang yang berlirikkan sakura. Keindahan sakura juga tidak hanya bisa dinikmati siang hari saja saat Hanami, namun juga malam hari karena sebagian tempat punya sakura illumination atau sakura light-up selama bunga sakura mekar. Musim semi dan sakura itu tak terpisahkan.
  2. Musim Panas (Juni-Agustus). Walaupun dari negara tropis, tapi selama musim panas di Jepang saya merasa beda dengan panas di Indonesia. Sampe-sampe anginnya pun ikut panas. Kalau di Indonesia walaupun panas kayak apa, anginnya tetap sejuk (iya nggak sih ?). Pokoknya ada yang beda sama musim panas Jepang deh. Saat suhu diatas 30 C biasanya mulai gerah jangankan di luar di dalem ruangan juga, kalau pas masuk apato (baca:kosan) berasa masuk oven banget. Waktu musim panas datang, nyanyian serangga khas musim panas pun bisa terdengar, ya itu dia serangga tonggeret (ada di gambar). Suaranya khas banget bahkan sampe kadang jadi berisik saking pada semangatnya. Di musim panas ini, biasanya orang ke pantai. Ini dia waktunya berpiknik ke pantai. Sampai-sampai UNICLO, salah satu perusahaan fashion Jepang mengeluarkan summer-set edisi pantai. Selain itu, ada banyak festival di musim panas ini. Kalau di Fukuoka ada festival Gion Yamakasa, festival Hojoya, dan lainnya sampai yang paling besar adalah 花火大会祭り・Hanabi taikai Matsuri / Festival kembang api. Musim panas kemarin, saya ikut nonton bareng kawan-kawan Indo di Taman Ohori 1 Agustus 2016. Acara itu disponsori oleh Nishi Nihon Foundation. Selama 2 jam kembang apinya nggak putus-putus. Saat hanabi matsuri ini, anak-anak gadis biasanya datang memakai yukata/ kimono musim panas. Saat hanabi ini adalah saat terbanyak saya lihat orang Jepang berkumpul, bayangkan saja di taman Ohori dan sekitarnya bisa dikunjungi sampai 450.000 orang, super duper ramee. Jika sakura mekar di musim semi saja, di musim panas ada bunga Matahari yang juga sangat ditunggu-tunggu.musim-panas
  3. Musim Gugur (September-November). Musim gugur saatnya kembali membongkar pakaian musim dingin yang sudah disimpan saat selesai musim semi lalu. Suhu yang mulai turun dari 30an C jadi sekitar 20 bahkan dibawah itu, makin lama makin dingin. Apa yang khas dari musim gugur, jelas saja daun yang berguguran, namun sebelum gugur ia berganti warna menjadi kuning, jingga, merah dan perpaduannya. Adalah pohon mapple (sering disebut momiji), pohon Icho (sejenis ginko), dan juga pohon Nanakamado yang warnanya mencolok di daerah-daerah daratan tinggi. Mencoloknya warna musim gugur akan jadi kesan tersendiri tentang Jepang. Selain itu, di musim gugur ada juga bunga jadi khasnya : bunga cosmos コスモス花 dan beberapa bunga lainnya. musim-gugur
  4. Musim Dingin (Desember-Februari). Musim dingin ibarat musim yang sepi dan mati. Suhu dibawah 10 C sampai di bawah 0 C, jangankan rumput dan pohon segan untuk hidup, manusia pun pada malas ke luar rumah. Bila keluar rumah mesti dengan jaket tebal dan sarung tangan juga penutup kepala. Yang khas di Jepang untuk musim dingin adalah “illumination” (bukan : aliran illuminati ya hehe). Illumination artinya pencahayaan di pohon dengan berbagai pernak-pernik dan style. Lampu-lampu dibuat seakan jadi daun-daun yang bersinar di pohon. Kalo di Fukuoka biasanya di Hakata yang sering ada illumination. Waktu main ke Nabana no sato, di Pref. Mie juga dulu pernah liat atraksi illumination di taman, terowongan cahaya, dan banyak lainnya. Sebagian menyebut bunga yang khas di musim dingin adalah bunga Ume. Sekilas seperti sakura tapi warnanya lebih pink dari sakura. Di Fukuoka biasanya mekar di akhir musim dingin, sebelum masuk musim semi. musim-dingin-copy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *