Sensasi Makan Kerang di Kakigoya, Itoshima

Kakigoya (oyster huts) adalah istilah untuk pondok semipermanen yang dibuat untuk menikmati kaki (bukan bau kaki haha). Kaki adalah kerang dalam bahasa Jepang. Itoshima-shi, salah satu kota di Prefektur Fukuoka merupakan tempat yang sangat terkenal seantero Jepang untuk spot-spot kakigoya. Biasanya kakigoya buka dari bulan November sampai Maret saja, jadi daripada musim dingin nggak jelas mau ngapain, ini salah satu tempat yang bisa dikunjungi sambil manasin badan dan ngabisin duit haha.

Hari itu, Rabu 30 Desember 2015, saya dan belasan orang lain berencana ke Kakigoya, di daerah Kishishima. Ide ini sebenarnya dari Mbak Tya, setelah ngobrol ngobrol ngalor-ngidul di LINE akhirnya ada 15 orang yang ikut. Di daerah Kishishima ini, ada sekitar 14 kakigoya dengan menu yang macam-macam. Pastinya menu utamanya adalah kerang-kerangan, tapi ada juga yang menawarkan menu lain seperti sosis, kepiting, udang, jagung, miso dll.

IMG_1086 (640x480)
Berbagai menu yang ditawarkan di Kakigoya, Kishishima

Oh ya, Kakigoya ini persis ada di pinggir darmaga kecil tempat sandar perahu-perahu kecil para nelayan di Kishishima. Kebanyakan kakigoya ini dimilik keluarga yang punya boat/perahu kecil lho. Kerangnya pun fresh langsung diambil dari laut dan dibawa ke situ. Sebelumnya kerang itu dibersihkan dan ditimbang dulu sebelum dihidangkan ke pengunjung.

Sebenarnya sih, masih jauh enakan makan kerang di Indonesia. Ya iya lah. Disini tradisi makan kerang cuma dikemas agak menarik sehingga mengundang orang untuk datang dan merasakan sensasinya. Sebelum bakar-bakar, pihak tokonya menyiapkan baju/jaket agar bau asap tidak nempel ke baju pengunjung. Nah, untuk kerang kaki harga per kg-nya sekitar 1000 Yen lebih, dan per kg ada sekitar 8-9 biji kerang. Jenis kerang lainnya, tentu saja harganya bervariasi dan pastinya lebih MAHAL. Saya sendiri kayaknya cuma makan 5-6 kerang kaki, dan tahu lah ya bagaimana dagingnya si kerang, apalagi kalo sudah dibakar. Sensasi makan kerang disini adalah bisa seseruan bareng orang-orang terdekat/ teman-teman, tapi jangan berharap kenyang kalo cuma bawa uang pas-pasan. Tempat dan suasananya juga yang asik juga jadi salah satu daya tarik untuk berkunjung kemari. Di Jepang umumnya kerang juga dijual di supermarket-supermarket, tapi jika belum pernah kemari, tidak ada salahnya dicoba, menikmati kerang segar dan langsung dipanggang sendiri. Nyam nyam, serupuuut.

IMG_1047 (640x480)
Tim pemburu Kerang yang datang dari Hakozaki, Maidashi dan Itoshima

Sempat kepikiran, pengembangan pariwisata itu kudu kreatif banget. Kayak gini nih, pengamasan yang beda aja bisa punya nilai tambah yang tinggi. Di Belitung, tempat asal saya, pariwisata masih jadi sektor yang digencakan pemerintah, tapi nampaknya belum sekreatif Bali dan tempat lainnya. Mungkin ide-ide seperti ini bisa dicoba nih. #sok bijak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *