Perhitungan LC 50 dari BSLT

Lethal Concentration 50 atau biasa disingkat LC 50 adalah suatu perhitungan untuk menentukan keaktifan dari suatu ekstrak atau senyawa. Makna LC 50 adalah pada konsentrasi berapa ekstrak dapat mematikan 50 % dari organisme uji, misalnya larva Artemia salina (brine shrimp). Penentuan LC 50 biasanya banyak digunakan dalam uji toksisitas pada farmakologi, namun saya juga melakukan walaupun saya dari Biologi. Karena hal ini tidak dipelajari di Biologi secara detil, saya berusaha belajar sana sini, dari skripsi kakak tingkat dan juga cari-cari di Internet. Sayangnya artikel atau blog yang membahas perhitungan LC 50 yang sederhana belum banyak, bahkan saya belum nemu yang versi Bahasa Indonesianya. Oleh karena itu dalam tulisan ini saya mau menulis tentang perhitungan LC 50 pada Uji BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) ekstrak Bakteri asal Spons. Berikut Langkah-langkahnya :

1. Buatlah tabel seperti berikut, kemudian masukkan nilai konsentrasi yang dilakukan, Log10 konsentrasi dan Jumlah larva yang digunakan.

LC50tab

2. Jika sudah melakukan BSLT, tuliskan jumlah larva yang mati pada setiap kolom Jumlah larva mati sesuai dengan konsentrasinya.

3. Hitung % mortalitasnya dengan cara = ((Jumlah yang mati / Jumlah total Larva) × 100 %)

4. Perhatikan jumlah larva yang mati pada konsentrasi 0 atau kontrol. Jika terdapat yang mati maka hitung mortalitas terkoreksi, sesuai ulangan.

LC50rum

5. Setelah % mortalitas terkoreksi didapatkan untuk setiap ulangan maka rata-ratakan dengan membagi total mortalitas terkoreksi dengan jumlah ulangan yang dilakukan. Masukkan hasil rata-rata tersebut ke kolom rata-rata % mortalitas terkoreksi.

6. Cari nilai probit (probability unit) untuk mortalitas terkoreksi yang didapatkan dan masukkan ke kolom probit. Mencari nilai probit tinggal mencocokkan dengan tabel probit di bawah ini, misalnya mortalitas terkoreksi 5,26 jika dicari nilai probitnya menjadi 5 = 3,36. Dalam tabel probit tidak ada koma-komaan jadi harus dibulatkan, kalo saya dibulatkan ke bawah, tapi belum pernah yang mengatakan ketemu apakah harus dibulatkan ke bawah atau ke atas. (Kalo tahu tolong kasih tahu saya ya, hehe).LC50tab2

tabel probit7. Jika nilai probit sudah ada, sekarang saatnya untuk membuat grafik hubungan antara nilai probit mortalitas (sb.y) dan Log10Konsentrasi (sb.x). Langsung buat dari Ms. Word/Excel aja, lebih simpel. Bisa kan ? Tinggal insert kemudian pilih chart dan pilih model XY scatter yang pertama. Masukkan nilai probit di sumbu Y dan nilai log konsentrasi di sumbu X. Hasilnya setelah dirapihkan dan dikasih nama seperti di bawah ini. (kalo trendline (garis) belum muncul cuma titik-titik birunya aja, cara memunculkannya klik kanan pada titik birunya (koordinat) dan add trendline. Jangan lupa untuk memunculkan persamaan centang Display Equation on Chart.

LC50graftren

LC50graftreneq

8. Jika persamaannya sudah ada, tinggal dimasukkan nilai keramat untuk LC 50 adalah nilai 5. Kenapa ? karena nilai lima mewakili 50% nilai probit atau 50% kematian larva. Carilah nilai X dengan memasukkan nilai 5 ke persamaan yang didapatkan. Kemudian tentukan LC50 dengan antilog(x) atau 10x. Sebenarnya menentukan LC50 yang “mudah” dengan menggunakan perangkat lunak seperti R, SAS, SPSS juga bisa, namun karena saya bukan orang statistika maka nggak menguasai program-program tersebut jadi saya cuma bisa pakai cara ini.

Jika masih belum ngerti atau mau slidenya, silahkan download di link ini.

Semoga Bermanfaat

9 comments

  1. sakawulan Reply

    Post yang bagus banget Dhil haha sering-sering. Oy, kamu konsen ke apa risetnya? Aku perlu belajar banyak nih dari kamu, mau ambil byk ke mikpang padahal dulu ga interest sama sekali.

    • mfadhillah Post authorReply

      Makaih udah mampir lagi Des. Dulu pas nyari-nyari penjelasan tentang ginian nggak nemu Des, jadi belajar sendiri dari berbagai sumber setelah itu ditulis di blog ini. Mudah-mudahan ada yang terbantu dengan tulisan ini sih, hehe. Kalaupun skripsinya belum dipublikasiin di jurnal seenggaknya masih bisa ngasih manfaat buat orang, haha

  2. fikri hudi Reply

    maaf saya mau tanya, untuk %mortalitas terkoreksi kenapa bisa begitu ya? dan kenapa jumlah larva mati sama dengan %mortalitas? dengan nilai %mortalitas terkoreksi berbeda? terima kasih sebelumnya, tolong dibalas secepatnya ya ^^

    • fadhil Reply

      Kalau ada larva yang mati di kontrol (tanpa perlakuan) harus dihitung mortalitas terkoreksinya untuk semua perlakuan. % mortalitas tidak sama dengan % mortalitas terkoreksi, % mortalitas = jumlah yang mati tiap perlakuan, kalo mortalitas terkoreksi jumlah yang mati – jumlah yang mati di kontrol

  3. Yuli Reply

    Bagus. Mau nanya kenapa perhitungan LC50 menggunakan log probit? Tdk lgsg dr jumlah kematian sj. Tau ga kira2 alasannya ya? Thx bfre.

  4. nurika meirindhani Reply

    mau nanya mas,kalau di nilai lc50 yg sudah dihitung dengan spss itu ada nilai lc50 nya yg sama dengan fraksi yg lain,itu knp ya mas? padahal jumlah kematiannya beda
    tolong dijawab ya mas

    • fadhil Reply

      Wah saya kurang tahu juga kalo yang itu mbak, mohon maaf. Sekarang juga sudah nggak pernah eksperimen soal ini.

  5. Nila Reply

    Bagus banget materinya. Terimakasih banyak membantu pemahaman

  6. Ashari Reply

    Yang tau langkah – langkah dengan SPSS share mbak mas .. lagi butuh bantuan ..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *